PENEMUAN TERBESAR ILMUWAN ISLAM DI MASA LALU (BAGIAN 1)

Surat kabar terkemuka di Inggris, The Independent pada edisi 11 Maret 2006 sempat menurunkan sebuah artikel yang sangat menarik bertajuk ”Bagaimana para inventor muslim mengubah dunia.”  The Independent menyebut sekitar 20 penemuan penting para ilmuwan Muslim yang mampu mengubah peradaban umat manusia.

1. Kopi

Kopi pasti sangat kita kenal, minuman hitam sebagai penahan rasa kantuk ini atau sebagai pelengkap sarapan di pagi hari. Bahkan sekarang banyak kopi yang di campur dengan cream, susu, ataupun bahan lainnya sehingga minum kopi lebih banyak pilihannya. Tapi siapa yang pertama kali memulai kebiasaan minum kopi ini?

Cerita berawal dari seorang Arab bernama Khalid yang menggembala kambing-kambingnya di wilayah bernama Kaffa, Ethiopia Selatan. Ia mencatat bahwa hewan-hewan peliharannya mejadi lebih lincah setelah memakan biji-bijian tertentu. Selanjutnya dia merebus biji-bijian tersebut menjadi sebuah kopi yang pertama. Untuk pertama kalinya tercatat minuman berbentuk serbuk yang diekspor dari Ethiopia ke Yaman, dimana para Sufi biasa meminumnya agar bisa terjaga sepanjang malam untuk beribadah pada waktu-waktu tertentu. Pada akhir abad ke-15, bubuk kopi telah mencapai Mekah dan Turki, dan selanjutnya merintis jalan hingga ke Venica pada tahun 1645. Kopi dibawa ke Inggris pada tahun 1652 oleh seorang berkebangsaan Turki bernama Pasqua Rosee yang pertama kali membuka kedai kopi di Lombard Street di kota London. Pengucapan qahwa (kopi dalam bahasa Arab) akhirnya menjadi kahve (dalam bahasa Turki), selanjutnya menjadi caffé (dalam bahasa Italia) dan akhirnya menjadi coffee (dalam bahasa Inggris).

2. Sup



Sup atau sop adalah masakan berkuah dari kaldu yang dibuat dengan cara mendidihkan bahan, dan biasanya diberi bumbu serta bahan lainnya untuk menambah rasa. Bahan yang terdiri dari daging, sayur, atau kacang-kacangan direbus sampai membentuk sari. Perebusan bukan merupakan suatu cara masak yang umum sampai penciptaan wadah tahan air sekitar 5.000 tahun yang lalu. Ali ibn Nafi, terkenal dengan sebutan Ziryab (Burang Hitam), berasal dari Iraq datang ke Cordoba pada abad ke-9 dan memperkenalkan konsep three-course meal-soup, berupa ikan atau daging, yang dilanjutkan dengan buah-buahan dan kacang-kacangan. Dia juga yang memperkenalkan gelas kristal. Secara tradisional, sup dibagi menjadi dua kelompok: sup jernih dan sup kental.

3. Sabun



Salah satu penemuan penting yang dicapai umat Islam di era keemasan adalah sabun. Sejak abad ke-7 M, umat Muslim telah mengembangkan sebuah gaya hidup higienis yang mutakhir. Menurut Ahmad Y Al-Hassan dalam bukunya berjudul, Technology Transfer in the Chemical Industries, kota-kota Islam seperti Nablus (Palestina), Kufah (Irak), dan Basrah (Irak) telah menjadi sentra industri sabun.

4. Shampoo


Kebiasaan bersampo ria sudah dimulai sejak dahulu kala seiring dengan turunnya perintah Bersuci dan Mandi di kalangan umat Muslim. Bersuci dan mandi merupakan bagian kelengkapan ibadah Muslim, yang mendasari keinginan mereka membuat ramuan sabun yang masih kita gunakan hingga hari ini. Bangsa Mesir kuno telah memiliki sejenis sabun, yang digunakan oleh bangsa Romawi yang menggunakannya lebih sebagai minyak rambut. Berbeda dengan bangsa Arab yang telah mencampur minyak nabati dengan sodium hydroxide dan wangi-wangian seperti minyak thyme (semacam tumbuhan untuk pengharum makanan). Sampo diperkenalkan ke Inggris oleh seorang Muslim dengan membuka Mahomed’s Indian Vapour Baths di pinggir laut Brighton pada tahun 1759 dan diangkat sebagai Shampooing Surgeon untuk King George IV dan King William IV.

5. Sikat Gigi


Menurut Hassani, Nabi Muhammad SAW mempopulerkan penggunaan sikat gigi (Siwak) pertama kali pada tahun 600. Menggunakan ranting pohon Miswak, untuk membersihkan gigi dan menyegarkan napas. Substansi kandungan di dalam Miswak juga digunakan dalam pasta gigi modern.

6. Catur


Catur, siapa sih yang tidak mengenal permainan asah otak ini, bahkan indonesia punya beberapa grand master catur yang cukup terkenal yaitu Utut Adianto. Boleh dibilang catur merupakan permainan srategi paling tua yang masih dimainkan hingga kini, lalu siapa yang pertama kali memainkan atau menemukan permainan catur ini? Bentuk formasi permainan catur telah lama dimainkan oleh bangsa India kuno, tetapi kita ketahui bahwa permainan ini sendiri telah dikembangkan hingga menjadi formasi sekarang ini di Persia. Dari tempat inilah permainan ini menyebar ke arah barat hingga ke Eropa, yang pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Moor (Muslim) di Spanyol pada sekitar abad ke-10 dan menyebar ke timur hingga ke Jepang. Perkataan ‘rook‘ (benteng dalam permainan) catur sendiri berasal dari bahasa Persia ‘rukh‘, yang berarti kereta perang.

7. Konsep Pesawat Terbang
Tugu peringatan untuk Ibnu Firnasc, sang perancang pesawat terbang pertama

Pada abad ke-8, seorang Muslim Spanyol, Abbas Ibnu Firnas, telah menemukan, membangun, dan menguji konsep pesawat terbang.

Konsep pesawat terbang Ibnu Firnas inilah yang kemudian dipelajari Roger Bacon lepas 500 tahun setelah Ibn Firnas meletakkan teori-teori dasar pesawat terbang.
Sekitar 200 tahun setelah Bacon atau 700 tahun pasca uji coba Ibnu Firnas, barulah konsep dan teori pesawat terbang dikembangkan. Pada tahun 875, Ibnu Firnas membuat sebuah prototipe atau model pesawat terbang dengan meletakkan bulu pada sebuah bingkai kayu. Inilah catatan dokumentasi pertama yang sangat kuno tentang pesawat terbang layang.

8. Tiga ilmuwan penemu kaca


Abbas Ibnu Firnas (810 M - 887 M),

Nama lengkapnya adalah Abbas Qasim Ibnu Firnas. Orang Barat biasa memanggilnya dengan sebutan Armen Firman. Sejatinya, dia begitu populer sebagai perintis dalam dunia penerbangan. Ilmuwan yang terlahir di Ronda, Spanyol pada tahun 810 M itu dikenal sebagai oahli dalam bidang kimia dan memiliki karakter yang humanis, kreatif, dan kerap menciptakan barang- barang berteknologi baru saat itu. Salah satu penemuannya yang terbilang amat penting adalah pembuatan kaca silika serta kaca murni tak berwarna. Ibnu Firnas juga dikenal sebagai ilmuwan pertama yang memproduksi kaca dari pasir dan batu-batuan. Kejernihan kaca atau gelas yang diciptakannya itu mengundang decak kagum penyair Arab, Al-Buhturi (820 M - 897 M).

Jabir Ibnu Hayyan,

Tak kurang dari 200 kitab berhasil dituliskannya. Sebanyak 80 kitab yang ditulisnya itu mengkaji dan mengupas seluk-beluk ilmu kimia. Atas prestasinya itu, ilmuwan kebanggaan umat Islam yang bernama lengkap Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan itu didapuk sebagai pelatak dasar kimia modern. Ilmuwan yang terlahir di Tus, Khurasan, Iran pada 721 M itu juga turut berkontribusi mengembangkan kaca atau gelas. Pada abad ke-8 M, ahli kimia itu secara mengejutkan telah menjelaskan tak kurang dari 58 resep orisinil untuk memproduksi gelas atau kaca berwarna. Rumus pembuatan kaca berwarna itu dituliskannya dalam dua kitab yang dituliskannya selama hidup. Dalam Kitab al-Durra al-Maknuna atau The Book of the Hidden Pearl dan Kitab Al-Marrakishi.

Ibnu Sahl,

Nama lengkapnya dalah Abu Sa`d al-`Ala' Ibnu Sahl (940 M - 1000 M). Dia adalah ahli matematika Muslim sekaligus insinyur yang mengkaji studi tentang optik. Dia mendedikasikan dirninya di Istana kehalifahan di Baghdad. Sekitar tahun 984 M, dia menulis risalah berjudul On Burning Instrument. Dialah ilmuwan yang pertama kali menjelaskan tentang cermin parabola. Atas kontribusinya itu, dunia Islam tercatat sebagai yang pertama menciptakan kaca cermin yang jelas

9. Baju Perang


Baju Perang (Baju zirah) adalah seperangkat "pakaian" yang dikenakan dengan tujuan memberi perlindngan terhadap serangan senjata dalam perang. Baju zirah dibedakan dengan tameng/perisai dari cara penggunaannya, jika baju zirah 'dikenakan' maka perisai 'digunakan'. Pada perang salib pasukan muslim sudah menggunakan baju perang yang memakai metode penjahitan Quilting. Quilting merupakan suatu metode menjahit atau mengikat dua lapisan kain dengan selapis sejenis bahan penyekat (isolosi) diantara keduanya. Belum terlalu jelas apakah ini pertama kali ditemukan sendiri oleh kaum Muslim atau diadopsi kaum Muslim dari India atau China. Tetapi yang pasti bahwa ini datang ke wilayah barat melalui perang salib. Mereka melihat ini digunakan oleh ksatria Muslim, yang memakai baju jerami yang dilapisi dengan kain kampas/terpal untuk menggantikan baju baja. Sebagai bentuk perlindingan diri, ini membuktikan dapat memberikan perindungan yang efektif dibandingkan baju baja pasukan salib dan merupakan bentuk penyekatan (isolasi) yang efektif - dan ini menjadi industri rumahan pada musim dingin seperti di Inggris dan Belanda.

Dalam perkembangannya baju perang berkembang dari sekedar kulit tebal yang dikenakan kemudian seperangkat logam yang dibentuk sesuai tubuh sampai yang termaju adalah rompi anti peluru. Saat ini yang dianggap sebagai baju zirah umumnya adalah baju besi. Pembagian jenis baju zirah yang terkenal adalah baju zirah dari jalinan rantai (chainmail), berbentuk sisik (scalemail), dan lempengan padat (platemail).

10. llmu Bedah


Ada banyak peralatan bedah modern mempunyai desain yang persis sama dengan peralatan yang digunakan oleh ahli bedah Muslim pada abad ke-10 yang bernama al-Zahrawi. Peralatan tersebut seperti pisau bedah, pemotong (gergaji) tulang, gunting tang, gunting halus untuk bedah mata dan ada sekitar 200 peralatan bedah yang telah al-Zahrawi temukan yang diakui oleh ilmu bedah modern. Al-Zahrawi juga yang menemukan sejenis tali/senar khusus (dari usus hewan) yang digunakan untuk menjahit jahitan dalam untuk operasi bedah yang akan ‘menyatu’ secara alami (al-Zahrawi menemukan ini ketika seekor monyet menelan tali senar kecapinya) dan ini juga diterapkan pada pembuatan kapsul obat. Pada abad ke-13, seorang dokter Muslim lainnya bernama Ibn Nafis telah menggambarkan dengan jelas proses sirkulasi darah, 300 tahun sebelum William Harvey menemukan ini. Dokter-dokter Muslim juga yang menemukan metode pembiusan dengan menggunakan campuran opium dan alkohol dan mengembangkan sejenis jarum berongga untuk membuang katarak pada mata, suatu teknik yang masih digunakan hingga hari ini.

11. Rumah Sakit


Rumah sakit sebagaimana yang kita tahu hari ini, dengan bangsal dan pusat pendidikan, berasal dari mesir abad kesembilan,” jelas hassani. Pusat medis pertama adalah rumah sakit ahmad bin tulun, didirikan pada tahun 872 di kairo. Rumah sakit tulun melayani perawatan gratis bagi siapa saja yang membutuhkan sebuah kebijakan yang berasal dari tradisi muslim untuk merawat semua orang yang sakit. Dari kairo, sebuah rumah sakit meluas ke seluruh dunia muslim.

12. Apotek


Peradaban islam dikenal sebagai perintis dalam bidang farmasi. Para ilmuwan muslim di era kejayaan islam sudah berhasil menguasai riset ilimiah mengenai komposisi, dosis, penggunaan, dan efek dari obat-obatan sederhana dan campuran. Selain menguasai bidang farmasi, masyarakat muslim pun tercatat sebagai peradaban pertama yang memiliki apotek atau toko obat. Sharif kaf al-ghazal dalam tulisannya bertajuk the valuable contributions of al-razi (rhazes) in the history of pharmacy during the middle ages, mengungkapkan, apotek pertama di dunia berdiri di kota baghdad pada tahun 754 m.

13. Peralatan Laboratorium

peradaban islam di era keemasan menguasai beragam ilmu pengetahuan, salah satunya adalah kimia. Para sejarawan sains mengakui bahwa ilmu kimia merupakan anak kandung dari peradaban islam. ''ahli kimia muslim adalah pendiri ilmu kimia," tutur will durant dalam the story of civilization iv: The age of faith.ilmuwan berkebangsaan jerman di abad ke-18 m itu mengakui bahwa ilmu kimia hampir sepenuhnya diciptakan peradaban islam. "dalam bidang ini (kimia), peradaban yunani (seperti kita ketahui) hanya sebatas melahirkan hipotesis yang samar-samar," ungkap durant.

14. Universitas

Pada tahun 859 seorang putri muda bernama fatima al-firhi mendirikan sebuah universitas tingkat pertama di fez maroko. Saudara perempuannya miriam mendirikan masjid indah secara bersamaan menjadi masjid dan universitas al-qarawiyyin dan terus beroperasi selama 1.200 tahun kemudian. Hassani mengatakan dia berharap orang akan ingat bahwa belajar adalah inti utama tradisi islam dan cerita tentang al-firhi bersaudara akan menginspirasi wanita muslim di mana pun di dunia.

15. Perpustakaan

Tahun 815, abad 9 pelopor pendiri perpustakaan umum pertama di dunia yang dikenal dengan darul hikmah di Baghdad.


BERSAMBUNG KE BAGIAN 2 :klik aja

SUMBER : GLOBAL KHILAFAH
Share on Google Plus

About Rizal IBNU MAKMUR

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

WHAT IS YOUR OPINION?