PENYEJUK JIWA....

0 komentar

NICE BRO !


NASEHAT YANG BAIK ITU AKAN DITERIMA BILA HATI INI BERSIH

1. Rejekinya absurd tapi sedekahnya nyata.... calon penghuni syurga !

2. AKU INGIN MENGENAL ALLAH LEBIH DEKAT
Hanya DIA yang mengetahui berapa jumlah tetes hujan yang turun selama ini...
berapa jumlah pasir yang ada di lautan, berapa berat sebuah gunung,
berapa jumlah pohon yang ada di gunung tersebut, berapa jumlah semut yang ada di satu pohon, bahkan DIA tahu apa yang ada dalam perut satu ekor semut....
Tak masuk akal,
kekuatan ALLAH kekal,
Penguasa seluruh global...
LAA ILAAHA ILLALLAH !

3. Yang suka comment pake urat itu orang saraf
Kita harus saling menghargai karena kita sama sama dari tanah smile emotikon
(Eizy )

4. Tobatnya ntar kalo dah tua aja...
Nikmatin hidup aja dulu..
Loe yakin umur loe masing panjang .... think again...

5. *Org yg hendak membunuh Nabi saw sekarang beliau berbaring dengan tenang di samping kuburan Nabi saw....salamun alaika ya Sayyidina Umar ra....
* beri kesempatan kepada ahli maksiat utk bertobat jgn dicaci melulu... org yg taubatnya diterima seketika itu akan menjadi wali Allah..

6. Gak bakal milih org kafir jadi pemimpin..
Kite ikut kate ulama yg ilmu & amalannye gak pro kontra aka sejalan... daripada dengerin kate org2 yg sholat shubuhnya aja masih sering terlambat, ape lagi nyang kagak sholat shubuh tapi merasa sok suci... pipis dech eh plisss deh!

7. Siapa yg bangun tidur langsung ingat Allah...mk sepanjang hari hatinya akan ceria.....
Tapi siapa yg bangun tidur langsung ingat makhluk...termasuk anak gadis pak imam ato janda kembang tetangga kampung.. maka sepanjang hari dia akan gelisah.... grin emotikon

8. Berusaha jgn sampai diri sendiri masuk neraka itu adl taqwa tingkat rendah... sedang taqwa tingkat tingkat tinggi adl berusaha agar diri sendiri & juga atas org lain jgn sampai mereka masuk neraka juga...

9. Apapun yg kita lakukan.... (termasuk kl lg main game Sniper Elite 3 save churchill DLC .... apalgi kalo main game onet ji) ..pada hakekatnya kita sedang menunggu... menunggu malaikat maut...

10. Biarin aja dibilang sok suci daripada ente sok najis !
Biarin aja dibilang sok alim daripada ente sok bego !
Biarin aja dibilang sok shaleh daripada ente sok salah !
Biarin aja dibilang kayak calon penghuni syurga aje, daripada ente kayak calon penghuni neraka aja !
Biarin aja dibilang dasar kampungan daripada ente yg dasar gak punya kampung he3x
* edisi jadi mantan preman insyaf wink emotikon

TOBAT GAK TUNGGU MATI.. MATI GAK TUNGGU TOBAT....

0 komentar

Sesungguhnya Allah adalah pemilik hati, dan Dialah pula yang berkuasa membolak-balik hati hamba-Nya. Hidayah Allah bisa datang kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Tak peduli siapapun orangnya dan sebesar apapun dosa atau kejahatan yang telah dilakukannya, apabila Allah telah menetapkan hidayah kepadanya, maka sekali-kali tak ada seorangpun yang mampu menghalangi. 

Sungguh beruntunglah orang-orang yang apabila berbuat kesalahan, ia mengakuinya dan kemudian segera bertaubat menuju ampunan Allah dan Rahmat-Nya…



DAHSYATNYA SUNNAH - SUNNAH NABIS SAW BUAT KESEHATAN

0 komentar


1. B.A.B duduk, beresiko tinggi terkena wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

2. Kencing berdiri beresiko prostat dan batu ginjal. Kencing jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

3. Enzim di tangan membantu makanan lebih mudah dicerna. Dibanding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

4. Makan dan minum berdiri dpt mengganggu perncernaan. Dengan duduk lebih santun dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

5. Makan di kursi, masih kurang menyehatkan. Dengan duduk di lantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang: udara, makanan dan air, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

6. Makan buah setelah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, karena ada reaksi asam. Yang sehat adalah makan buah sebelum makan, membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

7. Tidur tengkurep tidak bagus untuk kesehatan, bahkan itu tidurnya syetan. Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

8. Banyak Rahasia Sunnah yg telah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatan. Benarlah yg dikatakan: di balik sunnah ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya belum tahu manfaatnya, terus saja semangat mengikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mengikuti adab dan tuntunan Rasul.

9. Seorang dokter Eropa berkata: jika semua manusia mengamalkan 3 sunnah saja (sunnah makan, sunnah di kamar Mandi, dan sunnah tidur), maka harusnya saya berhenti jadi dokter karena tidak ada pasien..
Subhanallah....

Cintailah sunnah Nabi, tidak hanya adab2 sehari tapi seluruh apa yang telah Rasullah tetapkan dalam Dien Islam .. "Mau yg disukai atau tidak".

Catatan : Ulama bilang hidup sehat karena mengamalkan sunnah - sunnah nabi saw itu adalah bonus, diniatkan atau tidak tetap akan kita dapatkan... Jadi luruskan niat, mengamalkan sunnah karena itu adalah kecintaan Allah

Sumur : Kaskuser 

DALIL SEKECIL IMAN DIGANJAR DENGAN SYURGA 10 X LIPAT DUNIA

0 komentar

Alhamdulillah. Sering kita dengar para ahbab (orang bilang Jamaah Tabligh) ketika bayan (ceramah) sering menyampaikan tentang targhib, "Sekecil - kecil iman Allah akan ganjar dengan syurga dengan SEPULUH KALI LIPAT DUNIA".. ternyata itu ada dalil-dalilnya.... shohih lagi ! :D

http://favim.com/orig/201105/17/amazing-ocean-paradise-pretty-sky-water-Favim.com-47602.jpg
DUNIA SEMENTARA AKHIRAT SELAMANYA
1) Ibnu Mas’ud berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنِّى لأَعْلَمُ آخِرَ أَهْلِ النَّارِ خُرُوجًا مِنْهَا وَآخِرَ أَهْلِ الْجَنَّةِ دُخُولاً الْجَنَّةَ رَجُلٌ يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ حَبْوًا فَيَقُولُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلأَى. فَيَقُولُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ – قَالَ – فَيَأْتِيهَا فَيُخَيَّلُ إِلَيْهِ أَنَّهَا مَلأَى فَيَرْجِعُ فَيَقُولُ يَا رَبِّ وَجَدْتُهَا مَلأَى فَيَقُولُ اللَّهُ لَهُ اذْهَبْ فَادْخُلِ الْجَنَّةَ فَإِنَّ لَكَ مِثْلَ الدُّنْيَا وَعَشَرَةَ أَمْثَالِهَا أَوْ إِنَّ لَكَ عَشَرَةَ أَمْثَالِ الدُّنْيَا – قَالَ – فَيَقُولُ أَتَسْخَرُ بِى – أَوْ أَتَضْحَكُ بِى – وَأَنْتَ الْمَلِكُ » قَالَ لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ضَحِكَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ. قَالَ فَكَانَ يُقَالُ ذَاكَ أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً
“Sesungguhnya aku tahu siapa orang yang paling terakhir dikeluarkan dari neraka dan paling terakhir masuk ke surga. Yaitu seorang laki-laki yang keluar dari neraka dengan merangkak. Kemudian Allah berfirman kepadanya, “Pergilah engkau, masuklah engkau ke surga.” Ia pun mendatangi surga, tetapi ia membayangkan bahwa surga itu telah penuh. Ia kembali dan berkata, “Wahai Rabbku, aku mendatangi surga tetapi sepertinya telah penuh.”

Allah berfirman kepadanya, “Pergilah engkau dan masuklah surga.” Ia pun mendatangi surga, tetapi ia masih membayangkan bahwa surga itu telah penuh. Kemudian ia kembali dan berkata, “Wahai Rabbku, aku mendatangi surga tetapi sepertinya telah penuh.” Allah berfirman kepadanya, “Pergilah engkau dan masuklah surga, karena untukmu surga SEPERTI DUNIA & SEPULUH KALI LIPAT DARINYA.” Orang tersebut berkata, “Apakah Engkau memperolok-olokku atau menertawakanku, sedangkan Engkau adalah Raja Diraja?”

Ibnu Mas’ud berkata, “Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tertawa sampai tampak gigi geraham beliau. Kemudian beliau bersabda, “Itulah penghuni surga yang paling rendah derajatnya.” HR. Bukhari no. 6571, 7511 dan Muslim no. 186).

2) Diriwayatkan dari Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “(Nabi) Musa bertanya kepada Rabbnya: ‘Apa kedudukan terendah penghuni surga?’ Allah berfirman: ‘Yaitu lelaki yang datang setelah penduduk surga dimasukkan ke dalam surga.’ Kemudian dikatakan kepadanya: ‘Masuklah ke dalam surga!’ Ia berkata: ‘Wahai Rabbku, bagaimana mungkin sedangkan orang-orang telah menempati tempat-tempat mereka dan telah mengambil bagian-bagian mereka?’ Maka dikatakan kepadanya: ‘Apakah kamu rela jika bagianmu seperti kerajaan raja dari raja-raja dunia?’ Ia menjawab: ‘Saya ridho wahai Rabbku.’ Allah berfirman: ‘Itu bagianmu ditambah dengan semisalnya, semisalnya, semisalnya dan semisalnya.’ Dan ia menjawab saat penyebutan yang kelima: ‘Saya ridha wahai Rabbku.’ Allah berfirman: ‘INI BAGIANMU DAN SEPULUH KALINYA serta bagimu apa yang diinginkan oleh jiwamu dan apa-apa yang dipandang enak oleh matamu.’ Ia berkata: ‘Saya ridho wahai Rabbku.’ Kemudian Musa bertanya: ‘Wahai Rabb, lantas bagaimana kedudukan tertinggi penghuni surga?’ Allah berfirman: ‘Merekalah orang-orang yang aku inginkan. Aku tanamkan kemuliaan-kemuliaan mereka dengan tangan-Ku, dan Aku beri tanda di atasnya yang tidak pernah dilihat oleh mata, di dengar telinga, dan terbetik dalam hati manusia.’


Perawi hadits berkata: ‘Hal ini sesuai kebenaran firman Allah: “Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam) nikmat yang menyedapkan pandangan mata.”

(QS. As-Sajdah: 17). (HR. Muslim).


3) Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya kedudukan terendah penghuni surga adalah seorang lelaki yang Allah telah palingkan wajahnya dari api neraka menuju surga, dan Allah menampakkan baginya permisalan surga seperti pohon yang memiliki naungan. Lelaki itu berkata: ‘Wahai Rabbku, Tempatkan aku di pohon ini supaya aku bisa berlindung di bawah naungannya.’ Lalu diceritakan tentang masuknya lelaki tersebut ke dalam surga serta harapannya untuk masuk surga, sampai  pada akhirnya disebutkan: ‘Maka ketika telah terputus angan-angannya, Allah berfirman: ‘ITU BAGIANMU DITAMBAH SEPULUH KALI LIPATNYA.’ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: ‘Kemudian ia memasuki rumahnya, lalu masuklah dua istrinya dari kalangan bidadari dan keduanya berkata kepadanya: ‘Segala puji hanya bagi Allah yang telah menghidupkan engkau untuk kami dan menghidupkan kami untukmu.’ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: ‘Lelaki itu berkata: “Tidak ada seorang pun yang mendapatkan kenikmatan seperti yang telah aku terima.” (HR. Muslim).

3) Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: “Allah mengumpulkan seluruh makhluk dari awal sampai akhir pada hari pertemuan yang telah dijanjikan dalam keadaan berdiri selama 40 tahun, pandangan mereka tertunduk menunggu proses peradilan.” Lalu disebutkan kelengkapan hadits sampai pada sabda beliau: “Kemudian Allah ta’ala berfirman: ‘Angkatlah kepala-kepala kalian!’ Maka mereka mengangkat kepala-kepala mereka. Lalu Allah ta’ala memberi cahaya kepada mereka sesuai dengan kadar amal mereka. Di antara mereka ada yang diberi cahaya sebesar gunung yang menerangi di hadapannya, ada yang diberi cahaya lebih kecil dari itu, ada yang diberi cahaya seperti pohon kurma disebelah kanannya, dan ada yang diberi lebih kecil dari itu, hingga yang terakhir diberi adalah seorang lelaki yang diberi cahaya sebesar ibu jari kakinya, sesekali menyala dan sesekali padam; apabila cahayanya menyala ia maju dan berjalan, dan apabila padam ia berhenti.’ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: ‘Allah ‘azza wa jalla di hadapan mereka, hingga Dia melewati neraka, lalu tersisalah bekasnya setajam pedang, licin menggelincirkan.’ 

Beliau bersabda: ‘Allah berfirman: ‘Lewatilah!’ Maka mereka melewatinya sesuai kadar cahaya yang mereka miliki; Ada yang melewatinya seperti kedipan mata, ada yang seperti kilat, ada yang seperti awan, ada yang seperti sambaran bintang, ada yang seperti angin, ada yang secepat kuda, ada yang secepat (larinya) seorang lelaki, hingga lewatlah orang yang diberi cahaya sebesar ibu jari kakinya dalam keadaan merangkak di atas wajah, kedua tangan dan kakinya. Terkadang tangan dan kakinya menyungkur dan terkadang menggantung, sedangkan pada sisi badannya terjilat api. Keadaannya terus semacam itu hingga ia selamat.

Tatkala telah selamat, ia berdiri di atasnya, lalu berkata: ‘Segala puji hanya bagi Allah yang telah memberiku karunia  yang tidak Dia berikan kepada orang lain, karena Dia telah menyelamatkan aku dari neraka setelah aku melihatnya.’ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melanjutkan: ‘Lalu ia pergi ke saluran air yang ada di depan pintu surga dan mandi di sana. Maka mulailah aroma dan warna kulit penduduk surga bersemi padanya. Lantas ia melihat apa yang ada di dalam surga dari balik pintu, lalu berkata: ‘Wahai Rabbku, masukkanlah aku ke dalam surga.’ Allah berfirman kepadanya: ‘Apakah engkau meminta surga padahal aku telah menyelamatkanmu dari neraka?’ Ia berkata: ‘Wahai Rabbku, buatkanlah dinding pemisah antara diriku dengan neraka supaya aku tidak mendengar suaranya.’ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melanjutkan (ceritanya) : ‘Lalu ia masuk ke dalam surga dan ia melihat atau diperlihatkan kepadanya sebuah rumah di hadapannya, seakan-akan hanya sekadar impian untuk bisa mendapatkan apa yang ada di dalamnya. Ia berkata: ‘Wahai Rabbku, berilah aku rumah itu.’ 


Allah berfirman kepadanya: ‘Barangkali setelah Kuberikan itu kau akan meminta selainnya?’ Ia berkata: ‘Tidak, demi kemulian-Mu, aku tidak akan meminta selainnya. Mana ada rumah yang lebih bagus dari itu?!’ Maka Allah memberikan rumah itu kepadanya lantas ia pun menempatinya. Lalu ia melihat di hadapan itu sebuah rumah yang seakan hanyalah sebuah impian baginya untuk mendapatkan apa yang ada di dalamnya. Ia berkata: ‘Wahai Rabbku, berilah aku rumah itu.’ Allah berfirman kepadanya: ‘Barangkali setelah Kuberikan itu kau akan meminta selainnya?’ Ia berkata: ‘Tidak, demi kemulian-Mu, aku tidak
akan meminta selainnya. Mana ada rumah yang lebih bagus dari itu?!’
Maka Allah memberikan rumah itu kepadanya lantas ia pun menempatinya. Lalu ia melihat atau diperlihatkan di hadapan itu sebuah rumah lain yang seakan hanyalah sebuah impian baginya untuk mendapatkan apa yang ada di dalamnya. Ia berkata: ‘Wahai Rabbku, berilah aku rumah itu.’ Allah yang maha agung berfirman: 

‘Barangkali setelah Kuberikan itu kau akan meminta selainnya?’ Ia berkata: ‘Tidak, demi kemulian-Mu, aku tidak akan meminta selainnya. Mana ada rumah yang lebih bagus dari itu?!’ Maka Allah memberikan rumah itu kepadanya lantas ia pun menempatinya. Kemudian ia diam. Allah yang maha agung berirman: ‘Apa yang membuatmu tak meminta lagi?’ Ia menjawab: ‘Wahai Rabb, aku telah meminta kepada-Mu hingga aku malu kepada-Mu. Aku telah bersumpah kepada-Mu hingga aku malu kepada-Mu.’ Allah yg maha agung berfirman: ‘Tidakkah engkau ridho bila Aku memberimu (kekayaan) semisal dunia sejak Kuciptakan hingga hari Aku menghancurkannya, dan bahkan SEPULUH KALI LIPATNYA ?’ Ia berkata: ‘Apakah Engkau meledekku padahal Engkau adalah Rabbul ‘Izzah (Tuhan yang Maha Perkasa)?’ Maka Allah ta’ala tertawa karena perkataannya. Dia berfirman: ‘Tidak, tetapi Aku Maha Kuasa untuk melakukan itu maka mintalah!’ Lantas ia berkata: ‘Kumpulkanlah aku bersama penghuni surga lainnya.’ 

Maka Allah ta’ala berfirman: ‘Kumpulkan ia bersama penghuni surga lainnya!’ Lalu ia pergi sembari berlari-lari kecil di dalam surga. Ketika telah dekat dengan penghuni lainnya, dinampakkan untuknya sebuah istana dari mutiara, lalu ia menyungkur sujud. Lantas dikatakan kepadanya: ‘Angkat kepalamu, apa gerangan yang terjadi padamu?’ Ia menjawab: ‘Aku melihat Rabbku –atau diperlihatkan Rabbku kepadaku-‘, lalu dikatakan kepadanya: ‘Itu adalah salah satu tempat tinggalmu.’  Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda: ‘Kemudian ia dipertemukan dengan seorang lelaki, lalu ia hendak sujud kepadanya, maka dikatakan kepadanya: ‘Hei, apa gerangan yang terjadi padamu?’ …



Lalu lelaki itu berkata: ‘Saya adalah salah satu di antara penjaga dan budakmu. Saya membawahi seribu orang yang sama seperti saya ini.’ Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda: ‘Lalu ia berjalan di depannya hingga dibukakan pintu istana itu untuknya. Istana itu terbuat dari mutiara besar yang berongga. Semua atap, pintu, penutup dan kunci-kuncinya terbuat dari mutiara. Pada istana tersebut terdapat permata-permata hijau yang bergaris-garis merah (di dalam permata itu terdapat tujuh puluh pintu yang masing-masing pintunya sampai ke permata hijau yang bergaris-garis). Setiap permata menghubungkan permata lain yang berbeda warnanya. 

Di dalam setiap permata terdapat ranjang-ranjang, istri-istri dan pelayan-pelayan. Yang terendah di antara mereka adalah bidadari yang bermata jeli. Padanya terdapat tujuh puluh pakaian, dan sumsum betisnya bisa terlihat di balik pakaian-pakaiannya tersebut. Hatinya adalah cermin suaminya, dan hati suaminya adalah cermin baginya. Setiap kali suaminya berpaling sekali darinya, maka bertambahlah kecantikan istrinya tersebut di mata suaminya tujuh puluh kali lipat dari yang sebelumnya. Dan setiap kali istrinya berpaling sekali darinya, maka bertambahlah ketampanan suaminya tersebut di mata istrinya tujuh puluh kali lipat dari yang sebelumnya. Ia berkata kepada istrinya: ‘Demi Allah, kecantikanmu bertambah tujuh puluh kali lipat di mataku.’ Dan istrinya juga berkata kepadanya: ”Demi Allah, ketampananmu juga bertambah tujuh puluh kali lipat di mataku.’ Lalu dikatakan kepadanya: ‘Muliakanlah!’ Lalu ia pun dimuliakan. Lantas dikatakan kepadanya: ‘Kerajaanmu sejauh perjalanan seratus tahun, yang mana matamu bisa memandangnya.’ Perawi berkata: Lalu ‘Umar berkata: “Tidakkah kau mendengar apa yang diceritakan Ibnu Ummi ‘Abdin (yakni Ibnu Mas’ud) kepada kita, wahai Ka’ab, tentang kedudukan terendah penghuni surga, lantas bagaimana dengan kedudukan mereka yang paling tinggi?”


Ia menjawab: “Wahai Amirul Mukminin! (Kedudukan mereka) belum pernah di lihat mata dan terdengar oleh telinga. Sesungguhnya Allah ta’ala telah menciptakan sebuah tempat tinggal yg di dalamnya berisi apa saja yg Dia kehendaki; istri-istri, buah-buahan dan berbagai macam minuman. Kemudian Dia menutupnya sehingga tidak ada seorang makhluk pun yang melihatnya, tidak Jibril dan tidak pula malaikat lainnya. Kemudian Ka’ab membaca firman Allah:

Seorang pun tdk mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yg menyedapkan pandangan mata, sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. As-Sajdah: 17) 

Ia berkata: “Dan Allah menciptakan selain itu dua surga, Dia menghiasi dan memperlihatkannya kpd makhluk yang Dia kehendaki. Kemudian ia melanjutkan (perkataannya): ‘Barangsiapa catatan amalnya berada di ‘Illiyyin, maka ia tinggal di tempat itu yg belum pernah dilihat seorang pun. Hingga ada seorang yg tercatat dalam ‘Illyyin keluar dan berjalan di wilayah kerajaannya. Lalu tidak ada satu kemah pun di surga kecuali ia masuki dari cahaya wajahnya. Maka para penghuninya menyampaikan kabar gembira dgn aroma tubuhnya. 

Mereka berkata: “Oh alangkah menawannya aroma ini! Ini adalah aroma lelaki dari ahli ‘Illyyin telah keluar berjalan di wilayah kerajaannya.” ‘Umar berkata: “Celaka wahai Ka’ab! Hati ini telah lepas terurai, maka peganglah ia (beliau meminta tambahan penjelasan, pent)!” Lalu Ka’ab berkata: “Demi Dzat yang jiwaku ada di tangannya, sungguh nanti pd hari kiamat neraka memiliki dengusan yg panjang, dan tidak ada malaikat yang terdekat dan juga seorang nabi pun yang diutus melainkan pasti berlutut, hingga (nabi) Ibrahim khalilullah akan berkata: ‘Ya Rabbku, selamatkan aku, selamatkan aku.’ Bahkan apabila engkau memiliki amal tujuhpuluh orang nabi yang ditambahkan ke amalmu, niscaya engkau tetap mengira tak akan selamat.’


(Disebutkan oleh Al-Mundziri dalam At-Targhib wat Tarhib, dan beliau berkata: “Diriwayatkan oleh Ibnu Abi ad-Dunya, Ath-Thabrani dan Al-Hakim (dengan lafazh) seperti ini dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu secara marfu’ (sanadnya tersambung kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam). Dan beliau mengeluarkannya secara mauquf pada Ka’ab mulai dari perkataannya: “Sesungguhnya Allah telah menciptakan sebuah tempat tinggal…sampai akhir hadits.” Dan salah satu jalan yang diriwayatkan Ath-Thabrani adalah shahih, dan lafazh ini miliknya.  Al-Hakim berkata: “Sanadnya shahih”Dan hadits ini dinyatakan SHOHIH oleh syaikh Al-Albani rahimahullah).

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya kedudukan terendah penghuni surga adalah seorang yang memiliki seribu pelayan, setiap pelayan memiliki tugas khusus yang tidak dikerjakan temannya.” ‘Abdullah (bin ‘Amr) berkata: “Lalu beliau shallallahu alaihi wasallam membaca ayat ini (yang artinya): “Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.” (Q.S. Al-Insan:20).”. (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dan dinyatakan SHOHIH oleh syaikh Al-Albani rahimahullah)..  tuh... Ulama wahabi, Syeikh Al Albani rahimullah aja bilang shohih.... :D


Sumber : dari sini dan disini

MUTIARA YANG BERSERAKAN 2

0 komentar

1). " sunnah (agama) itu kalo tidak bisa diamalkan semuanya maka jangan ditinggalkan semuanya" (pak kyai)

2). gue suka gaya elo bro .....
elo jarang bicara agama
tapi dengan melihat kelakuanmu,
orang2 tertarik buat ikut amalkan agama...
*** elo kagak bisa ceramah tentang sholat berjamaah,
tapi elo kagak pernah masbuq bertahun-tahun...... 2 jempol aja kagak cukup bro.....
*** be a facebooker not a masbuqer ! .

3). sesungguhnya yang pertama kali Allah turunkan adalah ayat-ayat mengenai Iman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Baru setelah para sahabat kuat imannya, diturunkan ayat-ayat tentang halal dan haram. Lalu Aisyah berkata : Seandainya yang pertama kali Allah turunkan adalah larangan: jangan engkau meminum khamer, niscaya mereka akan menjawab: kami tidak akan meninggalkan khamer selamanya. Dan seandainya yang pertama kali Allah turunkan adalah larangan: jangan engkau berzina, niscaya mereka akan menjawabnya: kami tidak akan meninggalkan zina selamanya. (HR Bukhari no. 4609)

4). Semua orang jelek yang masuk syurga bakal jadi ganteng maksimal
semua orang ganteng yang masuk neraka bakal jelek maksimal...
* Biarlah didunia ganteng tapi diakhirat masuk syurga dari pada jelek di dunia tapi di akhirat masuk neraka ( kayaknya ada yang tabbale ?! :D)




5).  Wanita shalehah akan menunggu suaminya 500 tahun didepan cermin emas
Dan menjadi ratu bagi 70.000 bidadari di syurga dan malaekat.
tahukah anda !!
Bahwa kecantikan bidadari 70.000kali
Dari kecantikan wanita terhebat di dunia
Sedangkan wanita shalehah…70 kali dari kecantikan bidadari,
Kalo begitu keadaannya ... maka bagaimana mungkin
suaminya akan terkesan dengan selain istrinya ?


6). • Sayyid Hasan ibnu Ali ibnu Abi Thalib
• Khalifah Umar ibnu Abdul Aziz
• Syaikh Yusuf al-Hamadani
• Syaikh Abdul Qadir al-Jailani
• Syaikh Ahmad al-Rifa’i
• Syaikh Abdus Salam ibnu Masyisy
• Syaikh Ahmad Badawi
• Syaikh Abu Hasan asy-Syazili
• Syaikh Muhyiddin ibnu Arabi
• Syaikh Muhammad Bahauddin an-Naqsabandi
• Syaikh Ibrahim Addusuqi
• Syaikh Jalaluddin Rumi

* ada keberkahan dalam menyebut nama para wali Allah

7). Fakhrurrazi dalam tafsir surah Al-Kahfi menceritakan bahwa salah satu kampung di Madinah dilanda kebakaran. Kemudian `Umar menulis di secarik kain, “Hai api, padamlah dengan izin Allah!” ‘Secarik kain itu dilemparkan ke dalam api, maka api itu langsung padam.

8). nafa/nuqson, izzat/zillat, bimari/tenderus, goribi/amiri… Allah ke hat me he
(untung/rugi, mulia/hina, sakit/sehat, miskin/kaya..... ditangan Allah )

9). ini bukan status bijaksana
1. Gak usah mencari orang yg sempurna. Tapi carilah orang yg bisa memperbaiki keturunanmu
2. Sebagian besar orang yang melihat langit akan mengerti akan kebesaran Allah, dan sebagian kecil orang akan mengerti tentang arti kesabaran ketika melihat cermin
3. Terkadang seseorang memberi kebebasan kepada orang yang dicintainya, terserah kemana dia pergi... Hanya satu pintanya .... dia harus ikut !

MUTIARA YANG BERSERAKAN 1

0 komentar

1).  Wanita itu ada 3 macam...
1. Seperti KERIKIL, mudah didapat, semua orang bisa lihat, & semua orang bisa menyentuhnya....
2. Seperti EMAS, agak susah didapat, semua orang bisa lihat, tapi gak semua orang bisa menyentuhnya...
3. Seperti BERLIAN, susah didapat, gak semua orang bisa melihatnya dan gak semua orang bisa menyentuhnya....
*ini saya dengar dari ulama, saya cuman mengulangi aja...

2). Sebagian orang, adalah kerugian besar bagi kita kalo kita gak kenal mereka dan mereka pun gak kenal kita.....(bisa jadi..) Sebagian orang, adalah keuntungan besar bagi mereka kalo kita gak kenal mereka dan mereka pun gak kenal dengan kita.... (bisa jadi..
(status bikin puyeng)

3).  Allahumma inna na'udzubika min fitnatin nisa wal mukhannats ( ya Allah, lindungilah kami dari fitnah wanita dan bencong )...
* hati2, ngondek itu menular.....:D
 
4. Jika benda paling indah didunia diletakkan didalam syurga , maka ia akan jadi benda paling jelek..... sejelek-jeleknya seseorang kalo masuk syurga akan jadi ganteng maksimal.... gak mandi pun mereka selalu segar, gak pake deodorant pun ketek mereka kagak berbau, gak sikat gigi pun, senyum mereka selalu cemerlang....
wanita disyurga bisa berobah wajahnya sesuai keinginannya, pagi jadi cewek korea, siang jadi cewek bule, kalo malam jadi cewek palopo he3x
terserah mereka, mukanya khan muka muka dia !

5). Jika ahli syurga memandang istrinya, maka ketika matanya berkedip, istrinya akan bertambah kecantikannya 70 kali lipat....
Wanita ahli syurga wajahnya bisa berubah sesuai dengan kehendaknya berkali-kali dalam sehari-hari tanpa perlu operasi plastik....

6). "Sekiranya kalian benar (bahwa tuhan dan akhirat itu gak eksis), maka kami dan kalian gak akan rugi, tapi kalau kami yang benar (dan memang benar), maka kami akan untung dan kalian akan rugi !"
( perkataan Sayyidina Ali ra. kepada para atheis di jamannya )

7). Jika banyak orang berusaha menjatuhkan kamu, itu berarti bahwa kamu berada lebih diatas mereka..... (unknown source)

8). "Seandainya semua manusia didalam dunia ini mengatakan engkau sesat, berbahagialah dan teruskan perjuanganmu, asal DIA gak menganggap kamu sesat. Tetapi jika yang SATU itu mengatakan engkau sesat, WASPADALAH !"

9). Istri dan anak Nabi saja banyak yang kurang ajar alias madoraka (durhaka)....apalagi cuman istri seorang ustadz, da'i, atau ahbab yang dahulunya adalah seorang preman...
* Kemaksiatan yang telah dibuat seorang suami beserta istri & anak-anaknya selama bertahun-tahun butuh waktu yang lama buat menghilangkannya.... gak cukup hanya dengan hidupkan ta'lim selama sebulan....

10) PAHALA MEMBACA S. AL IKHLAS 10 X
Siapa yang membaca qulhuwa allahu ahad sampai selesai sebanyak sepuluh kali, maka Allah akan membangunkan baginya istana di surga.” Umar bertanya: “Kalau begitu kita memperbanyak istana wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Allah lebih banyak dan lebih baik.” (HR. Ahmad )

SESATKAH JAMAAH TABLIGH ? BAG. 14 : ANTI POLITIK ?

0 komentar

Mereka berkata,”jamaah tabligh adalah gerakan politik yang terselubung” dan sebagian mereka berkata, jamaah tabligh itu anti politik.”

Setiap manusia yang bernegara dan berbangsa tentu sulit untuk menghindari urusan politik. Mau tidak mau, ia harus terlihat dalam urusan politik. Ada yang sekadarr ikut-ikutan, hingga ada yang kecanduan politik. Bahkan tidak sedikit dari kalangan agamawan yang trjun ke kancah politik., dengan menganggapnya sebagai jihad.

Tidak ada yang salah dengan hal itu, selama diniatkan demi menegakkan kalimat Allah dan menyelamatkan umat dari siksa dunia dan akherat, dan dilakukan dengan etika politik yang islami. Sehingga politik menjadi ibadah dan jihad, demi kesejahteraan umat.

Sayangnya warna politrik yang ada jauh dari harapan tersebut. Bahkan lebih marak prilaku para politikus yang rusak sehingga politik tidak lagi berniat ibadah tetapi menjadi fitnah bagi umat.

Makna politik

Dalam bahasa Arab, politik disebut ‘as-siyasah’ yang berarti mengatur, mengendalikan, mengurus atau membuat keputusan. Juga diartikan; pemerintahan dan pembuat kebijakan. Ringkasnya as-siyasah artinya pengurus maslahat manusia sesuai dengansyariat.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengutip pendapat Ibnu Aqil ketika mentakrifkan makna ‘siyasah’ atau ‘politik’ yaitu segala perbuatan yang membawa manusia lebih mendekati maslahat dan menjauhi mafsadat sekallipun Rasulullah saw tidak menetapkannya dan Allahtidak menentukannya.

Ibnu Abi Diin menyatakan ‘as-siyasah’ adalah kemaslahatan untuk manusia dengan menunjukkannya kepada jalan yang menyelamatkan di dunia dan akherat. Siyasah berasal dari Nabi saw baik secara khusus maupun umum ,baiklahir maupun bathin. Segi lahir, siyasah berasal dari para umaro bukan dari ulama. Sedangkan secara bathin siyasah berasal dari ulama bukan dari umaro.

Sungguh! Tidak ada yang dapat mereformasi tatanan kehidupoan kita kecuali dengan siyasah syari’iyah (politik syariat) siyasah syari’iyah melarang penguiasa dari hal-hall yang dapat memudharatkan rakyat dan mengharuskan pemimpin untuk selalu memperhatikan rakyatnya, sebab bisa saja hanya karena doa seorang yang teraniaya dapat menjadi faktor kehancuran kekuasaan. Nabi saw bersabda “takutlah terhadap doa orang yang teraniaya, sesungguhnya tidak ada tabir antara doanya dengan Allah”

Dari Ma’kil bin Yasar ra, Rasulullah saw bersabda “tidak seorangpun penguasa yang memimpim rakyatnya dari kaum muslimin, lalu ia meninggal dunia dan ia berhianat atas mereka maka Allah akan mengharamkannya masuk surga” dalam riwayat lain disebutkan “..dan ia tidak memberi nasehat kepada mereka melainkan ia tidak akan mencium bau surga”

Dari ‘Aidz bin Amru ra. Rasulullah saw bersabda “sejahat jahat pemimpin adalah yang zhalim kepada rakyatnya”

Akibat pemimpin dan rakyat yang tidak berpolitik syai’iyah maka rakyat selkalu menunggu jatuhnya pemimpin, da pemimpin menyisihkanrakyat yang mengancam kekuasaannya. Pemimpin selalu cemas dikudeta, dan rakyat resah dengan kesewenangan pemimpinnya. Jka kembali kepada Alquran dan sunnah niscaya para pemimpin akan aman dari tindakan rakyatnya dan rakyat akan aman dari kesewenangan pemimpin. Nabi saw bersabda “sebaik-baik pemimpinmu adalah pemimpin yang kalian cintai dan mencintai mereka. Kalian mendoakan mereka, mereka pun mendoakan klalian. Dan sejekek-jelek pemimpinmu adalah pemimpin yang kalian benci dan mereka membenci kalisn , kalian melaknat mereka, dan mereka pun melaknat mereka”

Daari Ibnu Umar ra, Nabi saw bersabda, “sesungguhnya seorang penguasa adalah pengayom Allah di bumi. Setiap orang yang dianiaya maka akan menyandarkan dirinya padanya Jika pejabat berlkaku adil maka ia akan mendapatkan pahala dan rakyatppun mesti berterima kasih padanya tetapi jika ia berbuat zhalim, maka ia berdosa dan rakyatpun hendaknya bersabar”

Politik dalam Islam lebih condong pengendalian dan pengarahanumat manusia kepada keimanan dan kemaslahatan. Sebaliknya politik yang non-Islami akan mengubah dari keadilan menjadi kezhaliman  dari maslahat menjadi mafsadat dari hikmah menjadi sia-sia, dari pesatuan menjadi perpecahan. Inilah yang sangat perlu diperhatikan oleh para politikus muslim.

Pandangan alim ulama tentang  \politik
Sebagai satu-satunya agama yuang diturunkan oleh Allah yang bersifat syamil (menyeluruh) , kamil (sempurna), tiada satupun keputusan kehidupan manusia yang tidak diatur dalam Islam, termasuk politik. Abu Hasan Mawardi berkata “imamah (kepemimpinan ) diletakkan untuk menggantikan posisi kenabian dalam memelihara agama dan politik keduniaan.

Orang orang lkafir  dan para atheis menuntut kaum muslimin: manakah kesempurnaan Islam disegala kehidupan, termasuk konsep ekonomi, politik dan lainnya? Mereka selalu menyiarkan slogan-slogan kesehatan, separti: ‘agama tidak mengurus politik’ ‘agama bagi Allah, dan negara untuk semua’ ‘agama hanyalkah hubungan individu dengan Tuhannya”

Menurut mereka agama mesti dibatasi cukup sebatas lingkupmasjid. Mereka mengekang politik sebagai syiar Islam. Katanya “Negara harus bercorak nasional,bukan bercorak agama” Mereka menolak syariat, lalu menuduh para penyeru syariat sebagai kaum konservatif, ekstrimis, dan sebagainya. Mereka menggunakan semua cara dan saran menggolkan kepentigan mereka itu. Firman Allah;
“Mereka hendak memadamkan cahaya (agama)Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan allah tetap menyempurnakan cahaya Nya meskipun orang orang kafir membenci”

Dari Ka’ab bin Ujrah ra, Rasulullah saw bersabda kepadaku, “aku mohon perlindungan Allah bagimu dari kepemimpinan orang orang bodoh” tanya Ka’ab “apa maksud kepemimpinan orang orang bodoh ya Rasulullah?” Sabda beliau “sepeninggalku kelak akan datang kaum penguasa. Siapa yang menemui mereka dan membenarkan atas dusta mereka serta menolong atas kezhaliman mereka, maka mereka bukan dariku dan aku bukan dari mereka. Sekali kali mereka tidak akan menemuiku di teklaga. Adapun orang yang tidak pernah menemui mereka dan tidak membenarkan atas dusta mereka, dan tidak menolong atas kezhaliman mereka, maka mereka dariku dan aku dari mereka. Mereka akan menemuiku di telaga.”

Nabi saw bersabda “Pada hari Kiamat kelak terdapat tiga orang yang Allah tidak akan berbicara dengan mereka, tidak akan mensucikan mereka, dan bagi mereka sikasa yang pedih” lalu nabi menyebutkan salh satunya yakni “Raja yang suka berbohong”

Allah berfirman “Sesungguhnya Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerima dan apabila menetapkan hukum diantara manusia agar memutuskan dengan adil__Hai orang orang yang beriman, taatilah Allah dan RasulNya dan pemerintah diantaramu. Dan jika kamu berselisih entang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepadsa Allah (Alquran) dan Rasul(sunnahnya)

Ibnu Taimiyyah menyatakan “sebagian ulama mengatakan, bahwa ayat pertama di atas turun berkaitan dengan para penguasa. Agar mereka menunaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan apabila mereka menetapkan hukum diantara manusia, agar berlaku adil. Adapun ayat kedua diturunkan berkaitan dengan rakyat, baik militer maupun sipil. Rakyat hendaklah mentaati pemerintah, kecuali jika mereka menyuruh berbuat maksiat kepada Allah. Jika penguasa menyuruh bermaksiat kepada Allah maka tiada ketaatan kepada makhluk untuk bermaksiat kepada Allah. Apabila rakyat berselisih terhadap sesuatu hendaklah ulil amri diantaranya mengembalikan mereka kepada Alquran dan Assunnah.  Sebab hal itu merupakan ketaatan kepada Allah dan RasulNya”__”banyak kita jumpai para raja yang tujuan pemerintahnya adalah dunia semata dan menepikan urusan agama. Lalu mereka memilih para pembantu mereka untuk merealisasikan tujuan tujuan tersebut.”

Dari Abu Sa’id ra. Rasullullah saw, bersabda. “allah tidak mengutus seorang Nabipun dan tidak menjadikan seorang penguasa kecuali masing masing dioberi dua kawan dekat. Seorang kawan dekat yang menyuruhnya dan menganjurkan kebaikan dan yang lain menyuruhnya dan menganjurkan kejahatan. Yang selamat adalah yang diselamatkan Allah”

Ibnu Taimiyyah mengatakan “mengurus umat termasuk salah satu kewajiban yang palingagung. Bahkan tanpanya, urusan agama dan dunia tidak dapat ditegakkan” sabda Nabi saw “jika tiga iorang diantara kalian mengadakan perjalanan, maka angkatlah salah seorang dari kamu  menjadi pemimpin.”

Dari Abdulah bin Amr ra. Bahwa nabi saw bersabda “tidak boleh tiga orang diantara kalian berdiam disuatu daerah di muka bumi ini sebelum mengangakat  seorang pemimpin bagimereka”

Nabi saw mengharuskan adanya pemimpin dalam sebuah komunitas yang kecil seperti dalam safar. Apalagi dalam kumpulan yang lebih besar, seperti masyarakat. Nmun jabatan itu harus dijadikan sebagai bagian dari pelaksanaan ajaran agama, dan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.
Pemerintahan akan rusak karena faktor rakus terhadap harta dan kekuasaan. Dari Ka’ab bin Malik ra, nabi saw bersabda “tiada dua serigala yang sedang lapar yang digiring ke sebuah kandang kambing lebih merusak darinya daripada kerakusan seseorang terhadap harta dan kekuasaan atas agamanya.” At-Tirmidzi mengatakan “ketamakan seseorang terhadap harta dan kekuasaan dapat merusak agamanya, dan kerusakannya lebih parah daripada kerusakan yang ditimbulkan oleh dua ekor serigala yang sedang lapar terhadap sebuah kandang kambing”

Politik adalah amanat dunia dan akherat.pemerintahan bukan undang-undang yang terbentuk dari nafsu pribadi atau yang bertujuan kekayaan dan kekuasaan Al Ghazali mengatakan “agama adalah poros, penguasa adalah penjaga, dan sesuatu yang tidak ada penjagaannya akan hancur”

Al-Mawardi menetapkan “penguasa, jika tidak berpegasng pada agama yang menghimpun semua hati, sehingga penganutnya melihat ketaatan padanya adalah fardhu dan mendukungnya adalah wajib. Maka penguasa tersebut tidak akan bertahan”

Politik dan jihad
Jihad adalah segala curahan hati, tenaga, pikiran dan harta dalam rangka menegakkan kalimatullah di muka bumi. Sedangkan politk nabawi adlah berittiba’ kepada nabi sawdalm membvawa manusia kedalam keridhaan allah di dunia dan akhirat. Semua itu jelas bertolak belakang dengan politik buta, yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan harta dan tahta

Syaikh zakariyya berkata, “dalam dunia politik kecindingan untuk membanggakan diri, ingin dipuji, dan hal hal sejenisnya sangat terbentang luas. Seseorang dapat tergoda mencari nama dan kemasyuran, sehingga siapapun yang terjun kedunia politik hendaklah awaspada menyelamatkan dirinya agar perilakunya dapat bermanfaat bagi islam dan kaum muslimin. Oleh sebab itu, berniatlah semata mata untuk menyelamatkan islam. Dari serangan orang kafir dan menghalangi laju meerka untuk memperdaiai kaum muslimin

Selanjutnya beliau juga berkata “ sesungguh nya mereka melibatkan dalam politik mesti lkhlas, karena mereka akan berhadapan denga Allah pada hari kiamat kelak. jihad adalah suatu cabang agama yang penting. Atas kalimat ini apapun yang dapat meninggikan kalimat allah akan sangat bermanfaat. Rasulullah saw., bersabda, “sehari menjaga wilayah islam, adalah lebih baik dari dunia seisinya. Dan sepagi atau sepetang keluar di jalan allah labih baik dari dunia dan seisinya . “hadits lain menyebutkan “sehari semalam menjaga perbatasan Islam lebih baik daripada berpuasa nafil sebu;lan atau lebih besar pahalanya daripada berdiri malam shalat sunnah di seluruh bulan itu. Dan jika maut tiba ketika bertugas,  maka itu merupakan sedekah jariyah baginya.”
Seseorang bertanya kepada Rasulullah saw “bagaimanakah seseorang yang berjihad untuk mendapatkan ghonimah dan seseorang yang (berjihad) untuk menunjukkan kekuatan dan keberanian dan seorang lagi untuk kemasyhuran diri. Manakah yang paling diterima?” jawab Nabi saw, “Kjihad yang hanya dilakukan untuk menunggikan kalimat Allah” dalam riwayat lain. Rasulullah saw menjawab “Dia tidak menerima pahala apapun” sahabat itu bertanya hingga tiga. Dan tiga kali juga beliau saw menjawabnya dengan jawaban yang sama.

Seseorang bertanya “Ya Rasulullah terangkanlah kepadaku hakekat jihad” jawab beliau “jika kamu berjuhad karena Allah untuk mendapatkan pahala dari-Nya, makla pada hari kiamat kamu akan dibangkitkan dengan demikian. Dan jika kamu berjihad untuk menunjukkan keberanian, kekuatan, kemasyhuran, dan kemewahan duniawi, maka kamu akan dibangkitkanpada hari kiamat sesuai dengan yang diniatkan.”

Sebuah hadits masyhur menyebutkan, bahwa yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah mujahid yang mati sahid. Setelah mengakui berbagai nikmat Allah kepadanya. Ia ditanya, “bagaimanakah kamu menggunakan nikmat itu?” jawabnya “telah kukorbankan nyawaku di jalan-Mu karena Allah” Allah menjawab. “kamu dusta! Kamu melakukannya agar orang orang berkata bahwa kamu seorang pemberani. Dan mereka telah menyebutnya.” Lalu ia diperintahkan agar dicampakkan ke dalam neraka.

Demikianlah jihad, segala usaha untuk menegakkan Islam dan segala yang terkait denganya ter
masuk dalam pengertian jihad. Termasuk di dalamnya masalah politik, selama politik itu dijalankan dengan cara Nabi saw dan bertujuan untukmenegakkan Islam.

Jabatan dan kedudukan
Dunia politik penuh dengan perebutan kekuasaan dan jabatan. Berbeda dengan kepemimpinan di dalam jamaah tabligh yang semua pengaturannya berjalan melalui musyawarah. Hampir tidak ada dai-dai jamaah tabligh yang berambisi menjadi ketua pimpinan, amir, atau penangguang jawab. Jangankan meminta menjadi pengurus, dalam memilih pemimpin musyawarah saja mereka akan saling mengusulkan orang lain. Mereka malah beristighfar ketika diputuskan menjadi amir, dan bertahmid jka tidak terpilihmenjadi amir. Sikap mereka tersebut berdasarkan sabda-sabda rasulullah saw berikut ini;
Dar abdurrahman bin samurah ra., rasulullah saw bersabda, “kelak kalian akan berkeinginan besar untuk mendapatkan kedudukan, dan pada hari kiamat kelak kedudukan itu akan menybabkan kalian menysal.
Abu musa ra. Meriwayatkan, “aku datang kepada nabi saw., beserta kedua orang sepupuku. Salah seorang darimereka berkata,”ya rasulullah berikan lah kemi tugas atas sebagian wilayah yang diberikan Allah kepadamu.”demikian pula denga kat yang lain . sabda beliau “demi Allah kami tidak akan memberi tugas bagi siapa yang memintanya dan tidak memberikannya bagi siapa yang mendambakannya.
Dari abu hurairah ra., rasulullah saw. Bersabda “kalian dapatkan oarang yang terbaik adlah orang yang sangat tidak senang mendapatkan kedudukan sampai kedudukan itu datang sendiri kepadanya.
Dari ibnu umar ra., rasulullah saw bersabda “ketahuilah bahwa setiap dari kalian adalah pemimpin dan setiap dari kalian diminta pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. Seorang penguasa adalah pemimpin atas rakyatnya dan dia akan diminta pertanggungjawaban atas rakyatnya
Walaupun demikian diantara jamaah tabligh ada yang dsipilih untuk mengemban amanah kepemimpinan maka insya Allah akan ditunaikan sebaik mungkin
Sekian. Wallahua’lam.