EMPAT KISAH PARA WALI DAN BIDADARI




http://badawihusein.files.wordpress.com/2012/12/sajadah.jpg

KISAH PERTAMA

Syaikh Abdul Wahid rah.a. seorang ulama sufi yang mahsyur, mengatakan bahwa pada suatu hari beliau terserang kantuk yang luar biasa sehingga beliau tertidur sebelum menyelesaikan amalan dzikir untuk malam itu. Di dalam mimpinya, beliau melihat seorang gadis yang amat cantik berpakaian sutra hijau. SELURUH TUBUH HINGGA KAKINYA SIBUK BERDZIKIR. Gadis tersebut bertanya kepada beliau, adakah keinginan beliau untuk memilikinya, dia mencintai beliau. Kemudian dibacanya beberapa bait syair. Setelah bangun dari mimpinya, beliau bersumpah bahwa beliau gak akan tidur pada malam hari. DIRIWAYATKAN BAHWA SELAMA EMPAT PULUH TAHUN  beliau sholat shubuh dengan wudhu sholat isya.....

KISAH KEDUA

Syaikh Nazhahir  Sa’adi  rah.a. adalah seorang yang wara’,. Beliau selama 7 tahun asyik menangis karena mencintai dan merindukan Allah swt. Pada suatu malam, beliau melihat dalam mimpinya ada sebuah sungai yang mengalir yang penuh dengan minyak wangi. Di setiap sisinya berderet pohon-pohon mutiara beranting emsas . Disana ada beberapa gadis yang menyibukkan diri dengan bertasbih kepada Allah swt. Beliau bertanya kepada mereka, “Siapakah kalian ?”. Gadis-gadis tersebut menjawab dengan membacakan dua bait syair yang lebih kurang  maksudnya, bahwa MEREKA DICIPTAKAN OLEH TUHANNYA MUHAMMAD (SAW) UNTUK ORANG YANG BERDIRI DI HADAPAN ALLAH (SHOLAT) SEPANJANG MALAM SERTA SUJUD MEMUJI-NYA.

KISAH KETIGA

Abu Bakar Dhorir rah.a. berkata bahwa ada seorang pemuda hamba sahaya tinggal bersama beliau. Siang hari dia berpuasa dan malamnya sibuk tahajjud.  Pada suatu hari pemuda itu datang kepada beliau serta bercerita bahwa semalam dia tidak berbuat seperti apa yang biasa dia lakukan tapi dia tertidur. Dalam tidurnya dia bermimpi bahwa dinding mihrab retak dan dari retakan itu keluar beberapa gadis yang cantik-cantik dan menawan hati, tetapi satu di antara mereka ada yang buruk rupa (jelek banget). Dia bertanya kepada salah seorang yang cantik-cantik itu. “Siapakah gerangan mereka  ?” Mereka menjawab bahwa MEREKA ADALAH MALAM-MALAM YANG TERDAHULU, DAN YANG BURUK RUPA ITU ADALAH MALAM YANG DIA TERTIDUR.....

KISAH KEEMPAT

Seorang syeikh berkata bahwa pada suatu malam dia diserang kantuk yang bukan main hebatnya, sehingga mata beliau betul-betul susah dibuka. Beliau bermimpi melihat seorang GADIS YANG SANGAT CANTIK SEKALI, yang belum pernah seumur hidup pun beliau melihat gadis secantik itu. Beliau pun mencium baunya yang sangat wangi. Gadis itu memberi beliau secarik kertas yang berisis tiga baris sya’ir yang kurang lebih artinya :

Anda sibukkan diri dengan kelezatan kantuk
sehingga Anda lalaikan syurga yang Anda akan kekal didalamnya,
Bangunlah dari kantuk Anda !
Membaca Al Qur’an dalam tahajjud adalah lebih baik daripada tidur

Selanjutnya syeikh itu berkata, “Setelah mimpi itu, setiap saya diseran kantuk, saya baca sya’ir tersebut, maka betul-betul hilang kantuk saya !”

*** HADITS – HADITS TENTANG MIMPI :
>> Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Rasulullah SAW bahwa beliau bersabda:
لَمْ يَبْقَ مِنْ النُّبُوَّةِ إِلَّا الْمُبَشِّرَاتُ قَالُوا وَمَا الْمُبَشِّرَاتُ قَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ
“Kenabian tidak ada lagi selain berita-berita gembira.” Para sahabat bertanya, “Apa yang di maksud dengan kabar-kabar gembira?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Mimpi yang baik.” (HR. Al-Bukhari no. 6990)

>> Rasulullah saw telah bersabda:
الرُّؤْيَا الْحَسَنَةُ مِنْ الرَّجُلِ الصَّالِحِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
“Mimpi baik yang berasal dari seorang yang saleh adalah satu bagian dari 46 bagian kenabian.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

>>> dalam riwayat Imam Muslim no. 4200 dari hadits Abu Hurairah ra. secara marfu’:
إِذَا اقْتَرَبَ الزَّمَانُ لَمْ تَكَدْ رُؤْيَا الْمُسْلِمِ تَكْذِبُ وَأَصْدَقُكُمْ رُؤْيَا أَصْدَقُكُمْ حَدِيثًا وَرُؤْيَا الْمُسْلِمِ جُزْءٌ مِنْ خَمْسٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَهُ فَإِنْ رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ وَلَا يُحَدِّثْ بِهَا النَّاسَ

“Apabila hari kiamat telah dekat, maka jarang sekali mimpi seorang muslim yang tidak benar. Dan orang yang paling benar mimpinya di antara kalian adalah yang paling benar ucapannya. Mimpi seorang muslim adalah sebagian dari 45 macam nubuwwah (wahyu). Mimpi itu ada tiga macam: (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syetan. (3) dan mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan, atau khayal seseorang. Karena itu, jika kamu bermimpi yang tidak kamu senangi, bangunlah, kemudian shalatlah, dan jangan menceritakannya kepada orang lain.”

Sumber : FADHILAH SHOLAT – MAULANA ZAKARIYYA DAN KITAB2 HADITS
Share on Google Plus

About Rizal IBNU MAKMUR

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

WHAT IS YOUR OPINION?